AHLAN WA SAHLAN

Puisi adalah jiwa. Luapan perasaan. Dalam puisi ada cinta, nostalgia, ideologi, dan rasa syukur.


Tulislah apa yang ada di pikiranmu. Luapkan dalam coretan-coretan indahmu. Dan sepuluh tahun lagi mungkin kau akan tertawa atau bahkan mungkin coretan itu akan menjadi sebuah memori yang mahal. menjadi sebuah cerita tersendiri yang bisa dikenang. Yups, selagi kita masih bisa menulis, kenapa kita tidak meluapkannya dalam coretan-coretan? Meskipun coretan itu hanya bisa kita nikmati sendiri (hehe... menghibur diri ni?)

Pernah frustasi gara-gara karyamu gak pernah diterima? Nasiiib... nasiiib. Kalo iya, berarti kamu senasib dong ma aku. Asiiik ada temen senasib nih! Ceritanya aku lagi frustasi nih lianna (kan biasanya pake coz, sekarang ganti lianna ja biar lebih..... apa ya? lebih bernuansa kearaban gitu deh! Biar ga English mulu!) puisiku ga diterima di majalah yang pernah kukirim, akhirnya bikin blog sendiri ja deeeh. Yaah, nikmati sendirilah.

Kamis, 05 Mei 2011

تزكية النفس

Ingin memiliki hati yang bersih
Suci
Bebas dari penyakit-penyakit hati
Sekecil apapun itu
Tiada rasa benci atau rasa tidak suka
Semua positif
Tersenyum kepada semua orang
Siapapun itu
Dengan senyuman tulus
Ramah
Teduh
Bukan pura-pura
Juga bukan sekedar basa-basi
Sayang kepada semua
Semangat!
Seperti sosok yang pernah kulihat
My Inspirated teacher "......."
Seperti sosok Rasulullah
Yang pernah kubaca dalam shirohnya
Semoga aku bisa seperti mereka
amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar