AHLAN WA SAHLAN

Puisi adalah jiwa. Luapan perasaan. Dalam puisi ada cinta, nostalgia, ideologi, dan rasa syukur.


Tulislah apa yang ada di pikiranmu. Luapkan dalam coretan-coretan indahmu. Dan sepuluh tahun lagi mungkin kau akan tertawa atau bahkan mungkin coretan itu akan menjadi sebuah memori yang mahal. menjadi sebuah cerita tersendiri yang bisa dikenang. Yups, selagi kita masih bisa menulis, kenapa kita tidak meluapkannya dalam coretan-coretan? Meskipun coretan itu hanya bisa kita nikmati sendiri (hehe... menghibur diri ni?)

Pernah frustasi gara-gara karyamu gak pernah diterima? Nasiiib... nasiiib. Kalo iya, berarti kamu senasib dong ma aku. Asiiik ada temen senasib nih! Ceritanya aku lagi frustasi nih lianna (kan biasanya pake coz, sekarang ganti lianna ja biar lebih..... apa ya? lebih bernuansa kearaban gitu deh! Biar ga English mulu!) puisiku ga diterima di majalah yang pernah kukirim, akhirnya bikin blog sendiri ja deeeh. Yaah, nikmati sendirilah.

Senin, 25 Mei 2009

Teruntuk Zhu Zhu

Bersamamu kumengenal indah arti persahabatan
Kebersamaan dalam perjuangan
Sakit perselisihan
Bebas tawa canda
Saling beradu sok pintar
Meski aku selalu kalah

"Zhu Zhu cepat sembuh"
"Fill your empty life with smile"
"Zhu Zhu ga boleh telat makan"
"Buburnya harus dihabiskan"
"Kangen Zhu-Zhu....."
"Kutunggu di MI"
"ZHU ZHU" Most wanted girl
"Kita sayang Zhu Zhu"
"Hope you get married soon"
"Zhu Zhu ga boleh banyak mikir"
"Zhu Zhu... miss you much"
"Ahiiiiin....."
"We wait your coming soon"
"Zhu Zhu ga boleh sakit"
"Zhu Zhu.... kapan kita bisa bercanda lagi..... saling ngejek...."
Hmmmmmm.......
"Zhu Zhu cepet sembuh"
"Cepet balik ke pondok"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar